Info UNSERAPendidikan
Trending

Unsera dan FSPP Jajaki Kelas Internasional

SERANG, BANTEN RAYA- Universitas Serang Raya (Unsera) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten dan Relawan Kampung di Aula Lantai 3 Gedung Utama Unsera.

Ketua Presidium FSPP Provinsi Banten KH. Anang Azharie Alie menyampaikan bahwa ini merupakan kali pertama melakukan kunjungan ke Unsera. “Alhamdulillah kami merasa bangga bisa silaturahmi ke Unsera. Semoga kerjasama ini bisa sama-sama membangun kemajuan bersama,” katanya, kemarin.

Ia menjelaskan, bahwa FSPP sudah 19 tahun yang lahir dengan tujuan untuk memajukan pesantren, untuk bisa berjalan dan memberikan pengaruh kepada masyakarat. “Kami sangat senang dengan adanya perjanjian kerjasama. Kami coba membuka peluang dan membimbing lulusan pesantren untuk diorientasikan melanjutkan pendidikan,” ucapnya.

Rektor Unsera H. Hamdan pun menyambut baik kerjasama ini. Menurutnya, dengan adanya kerjasama ini dapat membuka berbagai peluang untuk mencoba kerjasama dibidang lain. “Untuk saat ini memang kami kerjasama sekaligus dengan dua lembaga yang berbeda, namun saling berkaitan erat, yaitu forum pondok pesantren dan relawan kampung.

kampus harus merespon bagi mahasiswa yang ingin memperoleh ilmu,” ujarnya.

Tindak lanjut dari kerjasama ini adalah pemberian beasiswa kepada santri yang tergabung di FSPP dan membangun jembatan. “ini memang sebuah tonggak baru didunia pendidikan antara akademisi dan praktisi. Kami himpun teman-teman dari berbagai background pendidikan,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Ketua Relawan Kampung Muhammad Arif Kirdiat mengaku, jembatan sudah berhasil terbangun. Kerjasama dalam bidang pembangunan infranstruktur dengan kampus swasta ini kali pertama.

Sementara itu, Wakil Rektor I H. Abdul Malik mengatakna, kerjasama ini akan membuka peluang kerjasama dibidang lain. Salah satunya adalah pengabdian masyarakat untuk pembuatan biogas dan pembukaan kelas internasional.

“Unsera berencana akan membuka kelas internasional. Tidak menutup kemungkinan juga bisa diisi oleh lulusan dari FSPP. Kenapa, karena memang rata-rata santri di pondok pesantren sudah diwajibkan menggunakan bahasa asing. Jadi, nantinya akan mempermudah untuk mengikuti perkuliahan kelas internasional,” ucapnya. (satibi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp