Info UNSERAPendidikan
Trending

Unsera Launching Program Kampus Merdeka

SERANG, BANTEN RAYA-Dalam rangka mengembangkan potensi mahasiswa, Universitas Serang Raya (Unsera) melaunching Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek).

Dalam sambutannya, Rektor Unsera Hamdan mengatakan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat telah mengubah tatanan kehidupan saat ini, hal tersebut mendorong terjadinya perubahan modern pendidikan perguruan tinggi serta respons terhadap tuntutan masyarakat yang semakin dinamis.

Menurutnya, kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang diinisiasi oleh Kemendikbudristek sangat relevan dengan dinamika perguruan tinggi, yang menghubungkan kerja sama dengan dunia usaha dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa sesuai dengan potensi minat dan bakat.

Hamdan menjelaskan, melalui program ini mahasiswa nantinya bisa mengambil prodi yang berbeda selama satu semester di dalam kampus dan dua semester di luar kampus yang juga berbeda dengan prodinya.

“Ini dalam rangka memberikan kompetensi plus kepada mahasiswa yang sebelumnya hanya monoton diprodinya. Dengan adanya program ini bisa mengambil ilmu tambahan di prodi lain,” kata Hamdan, Kamis (3/6).

Lebih lanjut ia menerangkan, kebijakan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka ini meliputi delapan program. Mulai dari pertukaran pelajar, magang atau praktik kerja, penelitian atau riset, proyek kemanusiaan, membangun desa, studi atau proyek independen, mengajar di sekolah dan wirausaha.

“Setiap mahasiswa S-1 dalam rangka meningkatkan kompetensi yang lebih unggul dan bisa bersaing tidak hanya di internal, tetapi regional juga internasional,” ungkapnya.

Selain me-launching program tersebut, Unsera juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding dengan sejumlah stakeholder, di antaranya PT Krakatau Daedong Machinery, PT Krakatau Konsultan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Banten, PT Putra Baja Deli, dan PT Tribun Digital Banten.

“Ini dalam rangka mendukung delapan program MBKM, yang diantaranya industri perusahaan yang terkait dengan permagangan. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di kampus, tetapi juga praktik di perusahaan-perusahaan yang sudah memiliki mitra dengan kita,” pungkasnya. (satibi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp