DaerahPemprov BantenPolitik
Trending

Hadapi Pilkada Serentak 2024, PKS Mulai Survei Calon Gubernur Banten

SERANG, BANTEN RAYA- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Banten bertekad mengusung kader internal pada perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2024. Untuk itu, mereka bakal segera memulai tahapan survei guna mengetahui sosok kader yang paling potensial untuk diusung. 

Ketua DPW PKS Provinsi Gembong R Sumedi mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat kerja wilayah (rakerwil) yang dilaksanakan dengan waktu yang cukup panjang, yakni dimulai sejak 27 Maret lalu. Lamanya pelaksanaan kegiatan tersebut karena pihaknya melakukan penyusunan target yang disesuaikan dengan rapat kerja nasional (rakernas) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS. 

“Cukup panjang rangkaiannya karena memang program turunan dari DPP cukup banyak dan kita perlu berhati-hati. Perlu menyimak apa yang menjadi hasil rakernas,” ujarnya, Minggu (11/4/2021).

Pria yang juga tercatat menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Banten itu menuturkan, setelah melakukan penyesuaian akhirnya pihaknya telah menentukan target-target DPW PKS ke depan. Di antaranya adalah bisa mengusung kader internal pada pilkada baik pemilihan gubernur maupun bupati/walikota di Banten.

Ia mengungkapkan, untuk saat ini PKS belum memiliki gambaran siapa sosok yang akan ditawarkannya kepada rakyat. Oleh karena itu, saat ini pihaknya sedang bersiap melakukan survei untuk mengetahui sosok mana yang akan diusung dan potensial menang.

“Setelah rakerwil BP3 (Badan Pemenangan Pemilu dan Pemilukada) untuk melakukan survei. Kita ingin memastikan ketika mengusung kita ingin mendapatkan kemenangan. Proses ke sana harus kita lakukan secara ilmiah. Kita akan melakukan survei terhadap kandidat yang akan muncul,” katanya. 

Soal stok kader untuk diusung, kata dia, PKS memiliki banyak pilihan. Baik kader lokal maupun kader di tingkat nasional pun siap diturunkan. Meski demikian Gembong menegaskan, bahwa pihaknya ingin menempuh proses pengusungan secara bertahap.

“Hasil survei bagus kemudian juga ketika akan menentukan calon gubernur ada dasarnya. Bukan hanya keinginan tapi data ilmiah dan riil juga kita miliki. Itu semua menjadi parameter untuk kita mengusung calon kepala daerah,” ungkapnya. 

Lebih lanjut dipaparkan Gembong, ada sejumlah strategi agar target-targetnya bisa tercapai. Pertama, PKS memasang target penambahan jumlah anggota partai sebanyak 160 ribu.

“Pengalaman kita, biasanya satu kader itu satu anggota bisa menarik orang sampai 10. Artinya, kalau kita tercapai angka penambahan anggota partai 160 ribu maka kami yakin bahwa raihan 20 kursi untuk di DPRD provinsi bakal tercapai. Militansi kader PKS mudah-mudahan tidak diragukan,” tegasnya. 

Ditegaskan Gembong, penetapan target peroleh kursi sebanyak 20 persen di masing-masing DPRD dimaksudkan agar nantinya PKS bisa mengusung calon kepala daerah sendiri. JIka target itu bisa tercapai maka kesempatan untuk mengusung kader akan semakin besar.

“Tentunya dalam proses pengusungan tetap kita akan berkolaborasi dengan semua elemen yang ada di Provinsi Banten. Baik dengan partai lain, ormas lain karena kita tidak bisa membangun Banten sendirian,” pungkasnya.

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Provinsi Banten Sudarman mengatakan, dalam rakerwil kemarin seluruh kader memiliki semangat yang sama. Seluruh jajaran PKS di Banten kompak untuk mengusung kader internal sebagai kepala daerah. Baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Kita sudah punya pengalaman di Cilegon, kita calonkan kader dan itu Allah berikan kemenangan, dipercaya oleh rakyat. Berdasarkan pengalaman ini kami punya semangat, di seluruh Provinsi Banten kita akan mengusung kader sebagai calon kepala daerah,” ujarnya. (dewa/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp