Politik
Trending

Kisruh Demokrat “Menyeret” Wahidin Halim

SERANG, BANTEN RAYA – Kisruh internal di Partai Demokrat antara pihak yang mendukung Kongres Luar Biasa (KLB) dan yang tidak mendukung KLB masih terus bergulir meski sudah ada tujuh kader yang diberhentikan dengan tidak hormat. Bahkan kasus ini “menyeret-nyeret” nama Gubernur Banten Wahidin Halim.

Inisiator KLB Partai Demokrat Jhoni Allen Marbun dalam dialog di acara Mata Najwa mengungkit peristiwa lama menyangkut Wahidin Halim. Ia mengatakan, Wahidin Halim usai memenangkan Pilgub Banten ditawari posisi sebagai Ketua DPD Partai Demokrat. Namun saat itu Wahidin tidak menerima tawaran tersebut lantaran “mahar” yang harus disetorkan terlalu besar.

“Tahu kan Gubernur Banten siapa? Wahidin. Sebelum (jadi anggota-red) DPR kan Ketua DPD Demokrat (Provinsi Banten). Waktu itu saya majelis tinggi. Dari DPR dia mencalonkan Gubernur. Menang. Dia ditawari Ketua DPD (Partai Demokrat Provinsi Banten-red). Tidak mau. Kenapa? Karena terlalu besar maharnya,” kata Jhoni sebagaimana dilihat Banten Raya dari akun Instagram Narasi News Room pada Jumat (5/3). 

Diketahui, Wahidin Halim pernah menjabat sebagai anggota DPR RI setelah memimpin Kota Tangerang selama dua periode. Wahidin sendiri pernah terpilih sebagai Ketua DPD Demokrat Provinsi Banten pada tahun 2011-2016 lalu. Kini, posisi Ketua DPD Demokrat Provinsi Banten dijabat Iti Octavia Jayabaya yang merupakan Bupati Lebak saat ini.

KLB Partai Demokrat sendiri rencananya akan digelar hari ini di Hotel The Hill, Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dengan agenda memilih Ketua Umum Partai Demokrat guna menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Sampai berita ini dibuat, Banten Raya masih mencoba meminta konfirmasi Wahidin Halim. (tohir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp