DaerahPolitik
Trending

Partai Ummat Berpotensi Gembosi PAN di Banten

SERANG, BANTEN RAYA – Keberadaan Partai Ummat yang didirikan Amien Rais dinilai berpotensi menggembosi Partai Amanat Nasional (PAN) di Banten. Sebab, partai berlambang matahari itu telah menunjukkan gejala perpecahan sejak pemilu 2019 yang berujung pada munculnya partai baru tersebut.

Pengamat Politik dati Untirta Leo Agustino mengatakan, sebagai partai baru tentunya akan menyasar segmentasinya sendiri. Salah satunya adalah dari PAN.

Seperti diketahui, Ketua Majelis Syuro Partai Ummat diduduki oleh Amien Rais. Sosok tersebut tak lain merupakan pendiri PAN pada 1998 atau awal era reformasi.

“Saya pikir ya (akan menyadar segmentasi PAN untuk penguatan partai). Saya menyambut baik hadirnya Partai Ummat di tengah-tengah kita. Sebagai sebuah organisasi politik, saya pikir Partai Ummat akan mendapat segmen pemilihnya sendiri,” ujar Leo kepada wartawan, kemarin.

Ia menuturkan, hal itu bisa terjadi lantaran dari pandangannya PAN sudah mulai terbelah, bahkan sejak pemilu 2019. Keterbelahan itu semakin nyata dengan hadirnya Partai Ummat.

“Yang juga harus dipikir adalah simpatisan PAN akan lari ke mana? Apakah ke PAN, PU (Partai Ummat) atau ke partai lainnya,” katanya.

Meski demikian, perlu diingat pula bahwa di Indonesia sudah mulai mengalami kejenuhan dengan partai baru. Apalagi jika partai tersebut tidak berbeda, tidak inovatif, ataupun tidak memberi sesuatu yang baru bagi pemilih.

Leo mencontohkan seperti Partai Garuda, Berkarya, PSI, dan lainnya. Partai-partai tidak dapat bertahan pada pemilu nasional pada tahun 2024.

“Artinya saya menilai, apabila tidak ada pembeda dari partai-partai yang sudah ada, maka Partai Ummat pun akan mengalami hal yang sama dengan partai-partai kecil lainnya,” paparnya.

Baca juga

Partai Ummat Siap Berkibar di Banten

Disinggung segmentasi pemilih yang bisa disasar Partai Ummat, Leo mengaku masih sulit menerawangnya. Menurutnya, akan amat sulit bagi Partai Ummat untuk membidik segementasi pemilih di Banten.

“Amat sulit ya, sebab Partai Ummat saya anggap dan mungkin juga orang lain menganggap adalah partai tua. Tidak inovatif, tidak memberikan peluang kemenangan, tidak progresif dan macam sebagainya. Sehingga segmentasi pemilihnya akan lebih besar dari PAN,” ungkapnya.

Di sisi lain, partai tua lainnya sudah merefirmasi dirinya seperti misalnya PPP. Kemudiam juga PKB yang mulai menata kembali dari kerikil dalam partai. Pun demikian dengan PKS dan Partai Gelora juga demikian.

“Belum lagi ada Masyumi. Sangat berat, menurut pandangan saya untuk Partai Ummat,” tuturnya. (dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp