DaerahPemprov BantenPolitik
Trending

Pilgub Banten 2024, PDIP Siapkan Rano, JB dan Ade Sumardi

SERANG, BANTEN RAYA – PDIP Provinsi Banten menyiapkan tiga kadernya yaitu Rano Karno, Mulyadi Jayabaya (JB) hingga Ade Sumardi untuk maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2024 mendatang.

Untuk memuluskan langkah tersebut, PDIP menargetkan dapat memeroleh 20 persen kursi DPRD Banten pada pemilihan anggota legislatif (pileg) berikutnya sebagai syarat mengusung calon gubernur.

Demikian terungkap dalam rapat kerja daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Banten di Sekretariat DPD PDIP Banten, Kota Serang, Rabu (9/6/2021).

Sekretaris DPD PDIP Provinsi Banten Asep Rahmatullah mengatakan, rakerda yang digelarnya merupakan tindak lanjut dari agenda kerja partai. Sebelumya, pengurus di kabupaten/kota juga telah menggelar rapat kerja.

“Dirumuskan di DPD dan nanti di tanggal 28 Agustus dibawa di rakernas (rapat kerja nasional) sebagai bentuk aspirasi partai di Banten. Untuk menjadi satu buah atensi DPP (Dewan Pimpinan Pusat) sebagaimana PDIP di Banten untuk menghadapi pemilu serentak yang baru pertama kali diselenggarakan di Republik Indonesia ini,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Banten itu tak membantah jika salah satu agenda yang dibahas adalah terkait Pilgub Banten 2024. Saat ini pihaknya masih melakukan konsolidasi dengan semua pihak. Meski demikian, PDIP sendiri memiliki setidaknya tiga kader yang potensial untuk maju pada pesta demokrasi tersebut.

“Di kita sendiri ada kader yang sudah mumpuni baik secara elektoral dan elektabilitas. Ya mungkin Rano Karno dan Ade Sumardi sebagai ketua DPD, juga tokoh partai Mulyadi Jayabaya. Kita juga terbuka untuk putra dan putri terbaik Banten untuk ikut mendaftar dalam kontestasi pemilihan gubernur,” katanya.

Soal siapa dari tiga calon yang pada akhirnya akan diusung, hal itu akan ditentukan dengan sejumlah pertimbangan. Diantaranya adalah hasil survei yang akan dilakukan mendekati pagelaran Pilgub Banten.

Survei tidak akan dilakukan pada tahun ini atau di 2022. Pasalnya, saat ini situasi politik di Banten masih sangat dinamis. Terlebih pada 2022 hingga 2024 akan ada kekosongan jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. Hal itu tentu akan sangat mempengaruhi terhadap hasil survei.

“Memang harus kita pikirkan dua tahun sebelum 2024 itu waktunya kita punya ruang untuk menggodok kader internal maupun eksternal yang mau mencalonkan. Misalnya Rano Karno dipasangkan dengan siapa itu bagian dari pembahasan politik ke depan. Nanti ketika sudah digodok dan hitung potensi kemenangannya mana yang lebih tinggi itu yang kita dorong,” ungkapnya.

Agar PDIP bisa mengusung kader internal pada Pilgub Banten, kata dia, maka langkah pertama yang akan dilakukan adalah menjadi partai pemenang di pileg 2024. Pihaknya akan merebut singgasana sebagai partai pemenang yang saat ini diduduki oleh Gerindra.

“Saya punya keyakinan bahwa tahun 2024 PDIP akan menduduki lagi sebagai partai pemenang. Kemarin kita titipkan saja ke Gerindra yang besok 2024 Insya Allah kita ambil dengan hormat melalui kontestasi pileg dan pilpres,” ungkapnya.

Lebih lanjut dipaparkan Asep, tak hanya sekadar menjadi partai pemenang, pada pileg nanti pihaknya menargetkan minimal dapat mengamankan 20 persen kursi sebagai syarat pencalonan.

BACA JUGA: PKS-Golkar Beri Sinyal Koalisi di Pilgub Banten 2024

“PDIP saat ini sedang bagaimana mengkonsolidasikan dari tingkat daerah sampai tingkat cabang, ranting dan anak ranting,” tuturnya.

Ketua DPD PDIP Provinsi Banten Ade Sumardi meminta agar seluruh peserta rakerda untuk fokus dan bisa mewujudkan target yang dicanangkan. Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Lebak itu berambisi PDIP bisa menangkan suara hati rakyat dan keluar menjadi partai pemenang pada pemilu 2024.

“Tapi kita harus merebut kemenangan di Banten. Di 2024 kemenangan harus kita ambil kembali yang kini dipinjamkan kepada orang lain,” ujarnya. (dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp