DaerahLebakUncategorizedWisata & Kuliner
Trending

Surga di Perbatasan Baduy Dalam Itu Bernama Curug Cibatu Ngeunah

Oleh : M Tohir (1-2)

Masih belum banyak yang tahu keberadaan curug atau air terjun yang satu ini. Namanya memang belum setenar Curug Munding atau Curug Cikumpay di Lebak yang saat ini sedang hits. Meski demikian, curug ini tak kalah indah dibandingkan dengan curug-curug lain di Kabupaten Lebak. Curug ini bernama Curug Cibatu Ngeunah, surga yang ada di perbatasan Baduy Dalam.

Perbatasan Baduy Dalam.

Tak seperti air terjun yang biasanya hanya punya satu saluran air terjun, Curug Cibatu Ngeunah memiliki beberapa susunan air terjun yang mempesona. Air terjun yang tingginya hanya beberapa meter seperti air terjun berundak. Air yang mengalir dari satu undakan batu ke undakan batu lain di bawahnya. 

Ketika melihatnya hati seketika merasa sangat gembira karena seperti menemukan surga. Ya, ini benar-benar seperti surga. Setiap yang melihat pasti akan setuju. Ini adalah surga di perbatasan Baduy Dalam.  

Curug Cibatu Ngeunah
Penampakan Curug Cibatu Ngeunah.

Saat membasuh muka, badan terasa sangat segar. Tubuh juga merasa sangat segar ketika tersiram air yang jernih ini. 

Pengunjung yang mendatangi curug ini bisa menikmati suasana tapi sangat sayang bila tidak merasakan segarnya air ini untuk mandi. Apalagi kalau tidak mengabadikan air terjun ini dalam sebuah foto maka akan sangat rugi. 

Curug Cibatu Ngeunah terletak di lintasan Sungai Cibatu di Kampung Cinangka, Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten. Rute yang bisa ditempuh salah satunya yakni dengan melintasi Jalan Raya Leuwidamar dan selanjutnya masuk ke Jalan Leuwidamar-Bojongmanik. Melewati kantor Kecamatan Cirinten,  patokannya di simpang jalan raya di Desa Karangnunggal.

Curug Cibatu Ngeunah memiliki air yang jernih.

Dari situ perjalanan dilanjutkan ke Desa Cibarani. Bagi yang baru pertama kali tidak usah khawatir akan tersesat karena di tepi jalan ada plang penunjuk arah ke Desa Cibarani. Perjalanan ke desa ini dari Rangkasbitung ke desa ini dapat ditempuh selama 1 jam 43 menit.

Dari simpang jalan kita akan melewati jalan berbatu. Semula jalan ini beraspal namun saat ini aspal jalan sudah tidak bisa ditemukan lagi sehingga hanya menyisakan bebatuan. 

Melewati jalur ini, maka pengunjung akan melintasi jalur menanjak. Keringat langsung mulai mengalir deras saat melintasi jalur menanjak ini. Namun tak perlu khawatir di tengah kesulitan itu pengunjung akan disughuhi panorama alam yang sangat luar biasa indah.

Penampakan Curug Cibatu Ngeunah.

Setelah berjalan kurang lebih 35 menit sampailah kita di kediaman rumah Jaro Desa Cibarani sekaligus Ketua Adat Kasepuhan Cibarani, yaitu Jaro Dulhani. (*)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp